Oleh-oleh Unik Made in Indonesia

Ketika kamu memutuskan untuk traveling dan memberitahukan kepada keluarga, tetangga atau teman, pasti kamu akan disambut dengan ucapan berikut: ‘Jangan lupa oleh-oleh, ya’.

Meski awalnya males tapi pada akhirnya membeli oleh-oleh pun menjadi kegiatan wajib di sela traveling.

Berdasarkan cerita (dan pengalaman juga sih hehe), benda paling umum sebagai oleh-oleh adalah gantungan kunci. Kalau mau agak bermodal, oleh-oleh wajib berikutnya adalah t-shirt. Bisa juga beliin suvenir benda khas macem ukiran atau snow ball yang cantik kalau modalnya lebih besar lagi.

Tapi pernah ngga kamu dititipin oleh-oleh yang ngga biasa kayak cobek? Saya pernah!

Sewaktu saya traveling ke Yogyakarta bersama beberapa teman beberapa tahun yang lalu, saya memberitahukan ibu bahwa saya akan berkunjung ke Candi Borobudur. Di telepon ibu pun buru-buru berujar: “Bawain oleh-oleh ya, mbak”.

Saya pikir ibu akan minta dibelikan daster, sandal atau tas seperti kebanyakan permintaannya kalau saya sedang melancong. Tapi betapa kagetnya saya ketika dia berujar: “Beliin COBEK, kan di depan Borobudur banyak yang jualan!”.

Meh! Buat yang nggak ngerti apa itu cobek, silakan lihat foto di postingan ini.

Daripada kualat saya pun bertekad untuk membelikan cobek ‘impian’ ibu saya sesudah puas berkeliling di Borobudur.

Harga cobek ini sih murah. 15 ribu kalau saya nggak salah ingat. Cuman beratnya aja yang agak nyiksa! Saya hanya bisa meringis saat membayangkan cobek itu sebagai penghuni tambahan di tas traveling bawaan saya yang sudah cukup berat dan guede.

Ditambah, agak malu juga sih pas belinya karena teman-teman seperjalanan saya meledek: “Emangnya di Jakarta nggak ada yang jual cobek ya?”.

Well, sebetulnya saya sempat menanyakan pertanyaan yang sama ke ibu sesampainya di Jakarta. Dan begini jawabannya ketika itu: “Beda, kalau cobek buatan daerah itu pasti terbuat dari batu, jadi enak buat dipake ngulek. Kalau buatan Jakarta dibikinnya dari semen.”

Bagi yang nggak ngerti arti ngulek, itu adalah proses menghancurkan bumbu dapur dengan cara digerus sampai halus. Dengan perkembangan teknologi sekarang yang disebut BLENDER, sebenarnya cobek sudah tidak lagi menjadi perlengkapan wajib buat masak. Tapi lain memang bagi ibu saya.

Setelah sekian tahun jadi anaknya, beberapa pekan lalu saya baru menyadari kalau ibu saya ternyata gemar ‘mengumpulkan’ cobek!

Cerita ibu, bude (kakak perempuan ibu) yang tinggal di Tulungagung pernah membawakan cobek mungil untuk nyambel yang cukup ibu saya gemari sampai sekarang karena katanya pas dibuat ngulek cabe. Ibu juga punya cobek yang didapat dari besannya (ibunya kakak ipar saya) yang dibeli di Padang! Dan kegemarannya membeli cobek diakuinya nggak berhenti sampai sekarang.

Baru tahu, cobek juga bisa menjadi oleh-oleh khas daerah ya. Nah, kalau kamu, apa oleh-oleh paling unik yang pernah kamu beli untuk keluarga/ teman?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...