Tips Melatih Kecerdasan Anak Sejak Dalam Kandungan

Bahagia rasanya melihat buah hati tumbuh cerdas. Kecerdasannya bisa Anda asah sejak dalam kandungan, tanpa perlu menunggunya lahir ke dunia.

Kecerdasan anak dapat dilatih lewat ketajaman daya ingatnya. Latihan untuk menajamkan daya ingat si kecil sebaiknya Anda lakukan selama ia masih dalam kandungan. Selama proses kehamilan, janin akan menyerap segala bentuk latihan yang Anda berikan sehingga berpengaruh pada perkembangan otaknya di kemudian hari.

Tips untuk melatih kecerdasan anak sejak dalam kandungan :

1. Membaca

Kegiatan membaca novel ataupun buku kehamilan selama proses kehamilan akan membantu syaraf motorik ibu bekerja lebih baik. Dalam perkembangannya, kelak bayi yang dilahirkan akan juga menyenangi kegiatan membaca.

2. Mengerjakan latihan matematika untuk melatih otak janin dalam kandungan.

Nah ternyata latihan otak semenjak bayi dalam kandungan itu begitu penting dalam rangka membuat kecerdasan dan IQ yang tinggi.

3. Mengkonsumsi ikan

Daging ikan itu baik untuk perkembangan otak sementara kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik dan dapat merusak perkembangan serta pertumbuhan otak anak di dalam kandungan.

4. Menyimak gambar

Anda dapat melatih otak si kecil melalui gambar yang merangsang otak kanannya bekerja. Jika ibu biasa memacu kerja otak kanan, maka secara otomatis akan memberi pengaruh positif pada perkembangan janin di dalam kandungan. Semakin sering Anda melatih daya ingat lewat berbagai gambar, daya ingat janin akan semakin baik. Salah satu cara untuk melatih otak kanan bisa dengan mengambil gambar atau memotret tubuh pada tiap perkembangan kehamilan yang bisa Anda pandangi kapanpun.

5. Menulis diary

Menulis kegiatan harian dalam sebuah diary tentu menyenangkan. Otak Anda akan terlatih untuk merangkai kata-kata yang menjadi sebuah cerita yang menarik untuk dibaca. Secara tidak langsung, aktivitas ini mampu melatih kerja otak.

6. Menjawab teka-teki

Kegiatan mengisi teka-teki yang dilakukan semasa kehamilan akan memacu kerja otak. Seluruh syaraf motorik pun berfungsi baik. Kegiatan ini dilakukan secara tidak langsung berpengaruh pada janin dalam kandungan ibu.

7. Kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.

8. Adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.

http://maulanusantara.files.wordpress.com/2010/05/0902-10b.jpg?w=500

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...